Ujung Genteng…Melihat Keindahan Curug Cikaso (I)

WP_20141031_14_13_42_Pro_wm

” Curug Cikaso “

Bagi saya melakukan perjalanan seorang diri sudah menjadi hal yang biasa. Terdapat kesan dan pengalaman yang berbeda disetiap perjalanan saya. Seperti perjalanan ke Ujung Genteng yang sebenarnya tidak saya rencanakan sebelumnya. Terlintas begitu saja dipikiran dan langsung membulatkan niat untuk pergi seorang diri ke Ujung Genteng yang berada jauh di pesisir selatan Sukabumi.

Setelah mengunjungi Situ Gunung yang bisa dilihat dipostingan Kabut Pagi Situ Gunung. Keesokan harinya tanpa direncanakan saya nekad sendirian pergi ke Ujung Genteng. Daerah yang masih asing bagi saya. Pagi hari yang cerah di penghujung akhir bulan Oktober 2014, saya melangkahkan kaki dari rumah teman saya di asrama polisi menuju ke Pasar Sukabumi. Sesuai dengan arahan yang diberikan oleh teman saya. 

Saat matahari mulai meninggi, saya berjalan kaki melewati keramaian pagi Kota Sukabumi. Menyusuri trotoar di depan deretan pertokoan hingga sampai di pasar. Saya berjalan menembus keramaian pasar menuju ke dekat Mall Ramayana dimana angkot yang akan saya naiki berada. Angkot tersebut berwarna kuning yang akan membawa saya menuju Terminal Lembursitu.

Sesampai di Terminal Lembursitu, di dalam terminal sudah berjajar angkutan yang berupa minibus atau sering disebut elf atau elep sesuai dengan jurusan masing-masing. Semua menuju ke daerah di selatan Sukabumi. Untuk pergi ke Curug Cikaso terlebih dahulu kita menuju ke Surade, arah yang sama untuk menuju ke Ujung Genteng. Bisa juga naik elf dengan jurusan Tegalbuleud yang melewati Curug Cikaso.

WP_20141031_14_17_42_Pro_wm

Saya menaiki elf dengan jurusan Surade, karena yang jurusan ke Tegalbuleud sudah tidak ada. Tidak menunggu lama elf pun berangkat, saya duduk manis dibagian belakang menikmati perjalanan. Awalnya elf berjalan santai dengan kecepatan sedang sampai daerah Cikembar, begitu lepas Cikembar menuju daerah Jampang Tengah sang sopir elf mulai keluar jiwa pembalapnya.

Dengan kondisi jalan banyak yang rusak, berlubang dan berkelok-kelok, sang sopir dengan enaknya melewatinya dengan ngebut. Para penumpang dibuat jantungan, tidak jarang mereka marah-marah ke sopir elf. Kepala saya pun jadi korban, tiga kali kepala saya membentur atap elf dengan keras gara-gara sopir menerjang jalanan berlubang. Untuk ongkos elf dari Terminal Lembursitu ke Surade sekitar 30 ribu.

WP_20141031_14_20_57_Pro_wm

Sekitar jam 2 siang saya sampai di Surade. Kurang lebih 4 jam perjalanan dari Terminal Lembursitu. Saya turun di depan pertokoan di dekat pertigaan yang ada sebuah masjid besar. Baru turun dari elf, banyak tukang ojek yang menghampiri. Saya langsung negosiasi dengan salah satu tukang ojek untuk mengantar ke Curug Cikaso. Ongkos yang kami setujui kalo ga salah ingat waktu itu 20 ribu pulang-pergi.

Menuju Curug Cikaso, saya melewati jalanan yang berdebu, rusak dan berlubang karena banyak truk pasir yang melintas. Tapi pemandangan sebelum Curug Cikaso sangat indah. Pemandangan perbukitan hijau dengan tebing-tebing batunya begitu menarik mata saya. Tepat sebelum melewati jembatan besar yang dibawahnya mengalir sungai Cikaso, kami berbelok menuju jalan kecil diantara rumah-rumah penduduk.

WP_20141031_14_18_09_Pro_wm

Kami berhenti di parkiran luas di depan sebuah warung. Suasananya sepi sekali, parkiran kosong, mungkin karena bukan hari libur. Praktis hanya saya yang datang berkunjung. Terlihat sebuah dermaga dengan beberapa perahu bersandar di tepi sungai yang airnya berwarna kehijauan. Untuk menuju Curug Cikaso bisa menyusuri sungai dengan menyewa perahu tersebut atau berjalan kaki melalui jalan setapak.

Setelah membayar tiket 3 ribu, saya berjalan kaki melalui jalan setapak. Bapak ojek pun saya ajak untuk menemani. Kurang lebih sekitar 15 menit kami berjalan melewati persawahan menuju ke curug. Tiba di curug saya langsung terkagum dengan keindahan Curug Cikaso. Suasana disekitar curug yang masih asri dan teduhnya pepohonan besar membuat suasana terasa begitu sejuk.

WP_20141031_14_14_44_Pro_wm

Curug Cikaso sungguh indah, tiga buah aliran air yang jatuh bersamaan ke sebuah kolam air berbatu dengan warna airnya yang hijau tosca sungguh memikat mata. Tebing batu cadas berwarna kecoklatan dengan perpaduan lumut hijau dan tumbuhan hijau yang tumbuh disepanjang tebing batunya menghadirkan pemandangan yang eksotis. Air yang mengalir turun tidak begitu deras malah terkesan mengalir jatuh dengan anggun.

Curug Cikaso memiliki ketinggian sekitar 80 meter. Tiga aliran Curug Cikaso masing-masing mempunyai nama yaitu Curug Aki, Curug Meong dan Curug Aseupan. Curug Cikaso sendiri sebenarmya memiliki nama lain yaitu Curug Luhur. Aliran sungai yang menjadi Curug Cikaso merupakan aliran anak sungai dan akan menyatu dengan induk Sungai Cikaso dan akhirnya bermuara ke laut selatan di daerah Tegalbuleud.

WP_20141031_14_18_15_Pro_wm

Melihat warna air hijau tosca yang cantik dari kolam yang terbentuk di bawah curug, membuat saya yang sejak tiba di Surade merasa kegerahan karena panasnya cuaca, ingin sekali terjun menceburkan diri ke tengah kolam. Merasakan segar dan sejuknya air dari Curug Cikaso. Tapi keinginan itu urung terjadi. Cukup lah menikmati pemandangan dan suasana yang tersaji di Curug Cikaso.

Beruntung sekali saya bisa menikmati Curug Cikaso seorang diri tanpa adanya pengunjung lain. Bisa puas merasakan suasana yang sepi dan tenang. Duduk diatas batu besar di bawah pohon rindang menikmati suara gemericik air yang jatuh dari atas tebing curug yang mengalir dengan merdu melewati bebatuan cadas. Butir-butir tampias air yang terbawa angin terasa segar ketika terbang mengenai wajah saya.

WP_20141031_14_29_46_Pro_wm

Tak terasa hampir satu jam saya menikmati kaindahan Curug Cikaso, rasanya seperti terhipnotis olehnya. Ketika matahari mulai condong ke arah barat, saya beranjak pergi meninggalkan segala keindahan dari Curug Cikaso. Salah satu curug terindah yang pernah saya kunjungi. Masih sedikit meninggalkan penyesalan karena belum sempat merasakan segar dan sejuknya air curug membasahi tubuh saya.

Dari Curug Cikaso saya berniat melanjutkan perjalanan menuju Ujung Genteng dan bermalam disana. Bapak ojek yang saya sewa menawarkan untuk mengantar menuju Ujung Genteng dan sekaligus mengunjungi beberapa tempat menarik yang ada disana, saya langsung meneriwa tawaran tersebut dengan menambah uang sewa 50 ribu. Ternyata jarak dari Curug Cikaso atau dari Surade ke Ujung Genteng masih jauh.

WP_20141031_15_17_36_Pro_wm

” Pantai Amanda Ratu “

Siang hari berganti sore, suara adzan ashar indah terdengar ketika saya dalam perjalanan menuju Ujung Genteng. Barisan pohon kelapa menjadi pemandangan yang lazim di daerah pesisir pantai Ujung Genteng. Ketika melewati perkebunan kelapa, bapak ojek mengajak saya mampir ke Pantai Amanda Ratu. Kami berbelok melewati tengah perkebunan kelapa hingga ke ujung jalan di pintu masuk.

Saya memutuskan untuk tidak masuk ke dalam area wisata. Pantai Amanda Ratu terkenal dengan sebutan “Tanah Lot Ujung Genteng”. Saya justru tertarik dengan pemandangan barisan pohon kelapa yang berbaris rapi. Tiupan angin laut yang kencang membuat nyiurnya melambai-lambai dengan indah. Tercium harumnya aroma gula kelapa yang sedang di produksi di rumah-rumah sederhana di tengah kebun kelapa.

Tidak berlama-lama di Pantai Amanda Ratu, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Ujung Genteng. Saya mengikuti saja kemana bapak ojek mengantar saya. Berhubung waktu beranjak sore menuju petang, saya pun memaklumi kalo tidak akan banyak tempat yang bisa saya kunjungi. Meskipun begitu saya sudah cukup puas akhirnya bisa berkunjung ke Ujung Genteng.

WP_20141031_14_26_06_Pro_wm

Advertisements

Tags: , , , , , ,

About Mitra PW

saya bukanlah siapa-siapa...hanya seseorang yang ingin menikmati kehidupan yang hanya sekali ini diberikan oleh Tuhan dengan sebaik-baiknya...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: